Showing posts with label ::curahat::. Show all posts
Showing posts with label ::curahat::. Show all posts

Thursday, December 6, 2012

Buat Iman dengan marah dalam iman-isu penyeludupan INJIL dan ahlinya.

Selamat Bertandang Rumah Online KNMH

Umat Islam lainnya, bangkitlah sedarlah..'penyeludupan' Injil dijadikan ageda,sebelum rasa sesitiviti keimanan dan solidariti iman masih ada walaupun sekelumit, marilah kita berganjak..berubah sebelum kemusnahan itu datang 'menampar' kita y
g masih tetap leka dan meleka.
Marilah kita BERSATU, bukan melupakan tapi bergandingan sesama ISLAM.jgn biarkan isu ini memakan umat islam dengan mentah2 tanpa ada kita pernah tahuu ingin bergadai rasa syahid dengan pembuktian yg Allah bg pada kita-Alquran.

Muslimin...
Peliharalah kalam Allah dalam hati dan amalkanlah ia..dan
amalkan sunnah terbesar Umat nabi MUhammad saw iaitu SEBARKAN dakwah dan Tarbiyah.
ye ! Sebarkan.

Untukku: ini bukan masa utk fikir suka dan merasa enjoy dalam zon selesa.
tapi ini masa ada ini hanya utk bina UMAT ISLAM Bermatlamat ingin meninggikan KALIMAHNYA-ALLAH.

hey, hey,hey!
jgn nak mengada masa ni nak kata:
"aku bodoh lah, tak pandailah, x belajar agama lah, x diiktiraflah, org x famaous lah bagai semua.."
hey2x...
kalau ko beriman, ni bukan masa nak buang masa!
keluar!... cari ilmu yg benar!
pergi!..sebarkan Indah iman yg kau punya!
Saksikan kekuatan ISLAM itu.
Biarpun dengan cara sendiri.

Hafizah,
aku pesan pada diri ini,
mulakanlah langkah kelelahan ini.
Biar x ternilai di mata manusia,
kamu beriman akan Allah da RasulNya...
Lakukannya Demi Allah dan ISLAM!
lakukan...jgn takut!
Allah..ada je mana2.

Friday, November 30, 2012

Untuk Babah,Umi-Simfolis Tinggal Rasa Mati !

Selamat Bertandang Rumah Online KNMH


Sentiasa merasa bersedia jika org tersayang dan penting pergi dari kita.

Babah,Umi..
akak rinduuuu.
akak TAKUT kehilangan umi dan babah.

Bila akak cakap macam ni, semua orang akan marah akak,
Mereka cakap,
" Ija ne leh cakap macam tu lah,x baik! "
tapi...
Akak takut.
Akak takut kehilangan umi dan babah.
Akak tak tahu mane lagi tempat akak nak mengadu nasib,berkongsi cerita,..
Akak faham,setiap yang hidup pasti akan merasai mati.Faham sangat-sangat.

Urusan hidup akak sekarang...
semua bende umi dan babah yang sediakan.Bagi makan,pakai,urusan-urusan lain,walaupun hakikatnya umi hanya bagi not-not kertas sahaja ke dalam akaun bank akak.Akak takut membayangkan siapa akak dikala umi dan babah dipanggil tuhan.

Impian akak tak pernah sesekali padam...
Akak selalu bercita-cita nak jadi anak yang terbaik,anak yang solehah,sentiasa bantu umi dan babah,akak x nak susahkan hati umi dan babah,tambah-tambah bila akka suda beranjak dewasa ini.

Akak belum bersedia...
Menerima hakikat yang benar itu.Janji Allah yang satu itu benar!tetapi hakikat itu entahkan bila menjadi hakiki dalam sebuah kehidupan manusia ini.
Akak belum bersedia berdikari seberani mungkin.Akak belum bersedia mengenal dunia tanpa lari dari kalam taujihat yang umi dan babah sisipkan setiap hari.
Akak  masih belum mampu mengurus semua perasaan ini.

Ya Allah,panjangkanlah umur ibu bapaku.Sungguh! hanya merekalah kecintaanku selepas MU dan  NabiMU- Nabi Muhammad SAW.

***
p/s : mungkin entry akan terbalik kisahnya, jika Akak yang pergi dulu.
akak ingin menulisnya lagi, tetapi deraian air mata ini mengaburkan kalam-kalam yang tertera di skrin,maka akak akan tangguhkannya dengan doa buat umi dan babah yg tercinta di Malaysia sekarang ini.

 * اللهم اغفرلي ذنوبي ولوالديا وارحمهما كما ربيان صغيرا *

Tugas MH sepanjang hidup di Sesi 2012/2013

Selamat Bertandang Rumah Online KNMH

Bismillah, dengan berat dan rasa penuh tanggungjawabnya,
Sesi 2012/2013 telah diberi kuasa oleh Allah 
untuk berlatih dan bertatih dengan dunia
 " Mari Menjadi Hamba Bersyukur Dan Bertaqwa"
melalui beberapa tugas yang perlu dijalankan dengan penuh rasa Islam dan Iman.

Dengan ini,
MH dengan nama sebenar : SAIDAH HAFIZAH MOHD HANAPI 
bernombor I/C : 910909 - 06 - 5870
dan bernombor telefon :.." nak cari sendiri,kalau pandai cari jumpa^.^ "
telah menerima cabaran dan amanah ini,
dan bercita-cita menjadi yang terbaik 
dengan adanya penguasaan MH 
dalam unit-unit khas yang MH minati ini.

Berikut adalah antar tugas atau amanah yang telah dipertanggungkan,
dan bakal MH jawabkan di dunia dan di akhirat kelak.

***





Namun, tidak dilupakan juga beberapa tugas penting 
untuk mengisi kegersangan hati
iaitu AKTIVITI USRAH!
bersama MH ahli usrah terchenta^.^ :-

In HALAQAH MAHBUBAH, i learn about Islam Including dunya wal akhirah !



IKATAN MUSLIM MALAYSIA-JORDAN


Halaqah Maya sentiasa berlangsung secara Online
walupun ketika itu saya sibuk dengan proses belajar utk peersediaan kelas.
Usrah di mana-mana sahaja.
Mudah dan cepat.
Murabbiku sentiasa ada,
hanya tinggal klik 'on Go to meeting' jep^.^

bagi sesiapa yang nak join,
boleh bagi tahu MH yep^.^
Usrah Online segalanya disimpan dan x diketahui sejarah siapa kita,
Usrah online lebih membuatkan minda kita lebih terbuka menerima kata-kata manusia lain
yang mungkin tidak senasib dengan kita.

Allah,
Tuhanku.

Bukakan lah kesedaran dan hakikat beragama itu kepadaku,
dan kepada mereka-mereka,
hambaMu...
yang sentiasa bercita-cita mencari Nikmat berada dalam kebesaranMu.

Allah.
Bantu segala urusan kami.
^.^
 


Dakwah Jangan Kencang Mulut Sahaja!

Selamat Bertandang Rumah Online KNMH

Klik gambar Untuk Tumbesaran 
Stalker Facebook hari ni ( 30 November 2012)
MH dapat kata2 ni,
tetibe rasa terkesan..then,
MH nak kongsi dengan Viewer teratak IT MH ni.
semoga bermanfaat dan memberi kekuatan kepada semua Daie-Daie di luar sana^.^

* Mujahidah Hafizah,Mujahid menuju Syahid*

Tuesday, November 27, 2012

Ujian Setelah di Khitbah


My artikel-MH :
Ditulis pada 12/11/2012
~ Bismillahirrahmanirrahim ~

*** Ujian Setelah di Khitbah ***
[Saiful Ridzuan ^.^ Saidah Hafizah ]

Sahabat Fillah yang di Rahmati Allah SWT,
sedikit saya ingin membahas bagaimana menyikapi godaan2 setelah di khitbah.. semoga bisa menjadi bahan renungan...

Ternyata ga mudah menjaga rasa ini. ternyata beginilah ujiannya….pasca khitbah. ternyata benar,,, sebisa mungkin jarak antara khitbah dan akad itu tidak lama alias disegerakan asal bukan tergesa-gesa, dengan tujuan untuk menghindari fitnah. fitnah dengan berbagai macam bentuknya.
Yang aku maknai, fitnah disini artinya ujian. ujian hati. Seorang wanita yang sudah dipinang di satu sisi tidak boleh menerima laki-laki lain, dan di sisi lain sang calon masih belum berstatus “halal” menjadi pasangan hidup. Kalau begitu,,, adab pergaulan dan komunikasi pun tidak ada perubahan, baik sebelum khitbah ataupun stelahnya.
Nah disinilah, banyak orang salah paham, banyak menganggap khitbah itu sudah setengah akad. Padahal, khitbah masih ada kemungkinan batal.
Ya, akhirnya …. aku rasa betapa ujian ini terasa begitu berat. Adab2 untuk menjaga hati, diri dan perasaan dari segala bentuk dosa sebelum terucap ijab kabul tersebut, harus terus diupayakan.
Aku akui, awalnya ini menjadi cukup longgar setelah khitbah itu, komunikasi yang sangat minim, akhirnya menjadi lebih, dan akupun awalnya merasa terganggu, karena dalam konteks yang aku pikir kurang penting. Tapi, ternyata syaitan itu cerdik, dan banyak cara membuat manusia ga sadar dengan kealpaannnya..dibuat buta mata hatinya, di buat merasa benar atas kekeliruannya. Yup, i was been usual with hiz sms, salahnya aku menikmati itu akhirnya.
Padahal, hati kecilku sudah mengingatkan kalo ini salah dan ga seharusnya. Tapi aku selalu berkelit, “ahh….gapapa kan jaarang2 ga setiap hari”, “ahh.. gpp kali, toh kan cuma supaya terjalin komunikasi”, “masa sih sms gitu aja ga boleh, toh kan sebentar lagi jadi, gpp lah..”, dan 1001 macam alasan dan pembelaan lain untuk membenarkan bahwa komunikasi pasca khitbah itu syah2 saja.
Sebenernya, ya memang syah2 saja. Asalkan masih dalam batas n koridor syar’i. Namun kalau sudah melewati batas itu, yang konteks n kontennya sudah kurang penting, kurang nyambung dan bukan membahas hal2 penting seperti persiapan nikah…. apa itu masih dibenarkan??
Sampai2 aku coba cari2 literatur sebagai bahan pendukung bagaimana yg seharusnya beradab dalam komunikasi antara ikhwan akhwat pasca khitbah.
Yup, aku sadar ga seharusnya komunikasi ga penting itu terjalin,,, dan mungkin diamku ini, tak merespon, tak memulai duluan, bisa menjadi bahan introspeksi untuknya, meskipun isi smsnya berupa sms taushiyah.
Lho koq? ya. Coba bayangkan jika teman wanitamu mengirimkan sms taushiyah, dan calon suamimu mengirim sms taushiyah yang sama, pasti akan terasa berbeda kan? Entahlah…perasaan yang tidak dapat dijabarkan dengan kata2,, karena yang mengirimnya adalah seseorang yang akan menjadi orang spesial dalam hidupmu…. mungkin rasa senang, melayang, ge-er dsb,,, yang khawatirnya menjerumuskan kepada dosa… naudzubillah…
Dan waspadalah karena ini salah satu trick syaitan mengelabui manusia untuk mengikuti jalannya yg sesat, tanpa kita sadari.

Astaghfirullahaladziim….
Terimakasih ya Allah…atas pencerahannya.
Jagalah hati2 kami ya Allah…hingga ijab kabul itu terlaksana.
Lindungilah kami dari segala bentuk dosa yang membuat jauuh dari ridha dan keberkahanMu…
Jadikanlah hari2 kami pasca khitbah ini menjadi moment untuk lebih mendekatkan diri ini padaMu Ya Allah….
kUatkanlah hati, pikiran dan diri kami dalam menjalani hari2 di masa penantian ini…
Bukakanlah mata hati kami untuk selalu dapat melakukan yang benar menurutMu ya Allah…
Jauhkanlah kami dari segala macam bentuk nafsu dunia…
Amiin…

Untuk Akhi disana, fashbir shobron jamiila…. bersabarlah dalam keindahan sampai hari itu tiba, sampai semuanya telah benar2 halal dan merubah status kita menjadi pasangan yang diberkahi.
Hingga pada akhirnya nanti setelah kau mengucap ijab kabul sambil berjabat erat dengan ayahku…kau akan mengerti mengapa saat ini aku masih menutup diriku… dan kau akan faham rasa cinta dan sayang karena Allah itu akan menjadi bermakna dan indah pada waktu yang tepat…


semoga bermanfaat,
salam santun ukhuwah selalu karena_Nya..

# semoga di beri kesabaran dan kekuatan bagi yang telah di khitbah...

Thursday, November 22, 2012

SECEBIS CERITA DUKA DARI GANGNAM

Minta maaf awal2 sebab post karangan kat sini. Sape nak baca, boleh baca.. just nk tanya, ada sape2 taw kebenarannya? 

Admin pn, kalau rasa nak remove, dipersilakan. TQ. Karangan ni -copied-

KISAH BENAR: SECEBIS CERITA DUKA DARI GANGNAM (Kisah disebalik lagu Oppa Gangnam Style terbongkar?

Malam tadi setelah keluar dari masjid seusai selesai solat Isyak di masjid berdekatan dengan rumah, saya berjalan kaki seorang diri pergi ke sebuah kedai makan untuk makan malam. Pengunjung di kedai makan yang saya tuju itu agak ramai dan boleh dikatakan hampir kebanyakan meja di kedai tersebut sudah penuh. Saya memilih untuk duduk di salah sebuah meja di bahagian paling hujung seorang diri yang ketika itu tiada orang di meja tersebut. Apabila pelayan datang saya pun memesan makanan yang saya mahu. Selepas beberapa ketika pelayan tersebut pergi datanglah pula seorang gadis muda berkulit cerah berjubah dan bertudung hitam gaya wanita Arab ke meja saya seraya bertanya,

"Tuan, boleh saya duduk di sini..? Kamu lihat, tempat-tempat di meja lain semua sudah penuh.."

"Oh, ok.. tak mengapa. Silakan duduk.." jawab saya agak terkejut dengan sapaan gadis itu. Perbualan kami dalam bahasa Inggeris.

Kemudian pelayan datang kepadanya dan dia hanya memesan 'fresh orange' untuk minuman. Apabila pelayan pergi saya memberanikan diri bertanya kepadanya dengan rasa pelik, "Kamu seorang diri sahaja? Dan kamu kelihatan bukan orang Malaysia, bukan?"

Dia mengangkat wajahnya dari telefon pintarnya ke arah saya lalu menjawab dengan tersenyum, "Oh saya dari Korea Selatan, dan saya ingin ke rumah seorang kawan.."

"Oh Korea Selatan.. sekarang negara itu sedang 'famous' dengan tarian Gangnam Style.." jawab saya spontan bersahaja sambil tersenyum dan menganguk-angguk sendirian tatkala mata gadis itu kembali ke telefon pintarnya sambil menggerak-gerakkan jarinya di atas skrin sesentuh dan kadangkala dia juga tersenyum seorang diri melayan sesuatu dari telefon pintarnya.

"Gangnam Style..? Apa yang kamu tahu tentangnya.. ia tarian yang dilaknat Tuhan. Saya menganggapnya diilhamkan oleh Iblis kepada artis itu." jawabnya dengan nada yang tegas dan berani.

"Oh ok ok, minta maaf..saya tak bermaksud menyinggung perasaan kamu.." jawab saya serta-merta.

Perbualan terhenti seketika beberapa lama. Selepas kira-kira 15-20 minit pelayan kembali datang dengan membawa pesanan saya dan minuman gadis itu.

"Kamu mahu tahu apa yang saya tahu tentang Gangnam?" tanya gadis kembali itu kepada saya.

"Jika kamu berminat untuk bercerita kepada saya, saya akan mendengarnya…" jawab saya dengan tenang sambil mula menghirup jus tembikai susu yang saya pesan.

"Ok sekejap beberapa minit, selepas saya membalas mesej-mesej ini.." jawabnya sambil jari-jemarinya ligat bermain di dada skrin telefon pintarnya.

Saya hanya mengangguk-angguk sambil mengangkat kening dan mula menyuap makanan dengan sudu ke dalam mulut walaupun saya sedar bahawa memakan dengan menggunakan tangan itu lebih menepati Sunnah Rasulullah SAW.

"Baik, sekarang saya akan bercerita tentangnya.. ia sesuatu yang menarik tetapi pelik dan menakutkan." kata gadis itu kembali.

"Ok, seakan-akan ada satu perkara besar yang kamu ingin sampaikan kepada saya." jawab saya kembali sambil mulut mengunyah nasi.

Kemudian dia diam kira-kira sepuluh saat, mengambil nafas lalu memulakan ceritanya kepada saya,

"Di Gangnam ada satu pertandingan pelik yang diadakan untuk gadis-gadis muda untuk menjadi perempuan-perempuan simpanan bagi orang-orang kaya dan para jutawan. Kebanyakan gadis muda yang menyertai pertandingan tersebut adalah mereka yang ingin mencuba nasib apabila gagal mendapat tempat dalam pekerjaan atau terlalu teruja untuk menikmati hidup mewah bersama orang-orang kaya… mereka dijanjikan dengan hadiah yang sangat lumayan, kereta mewah, jet peribadi dan rumah besar seperti istana dengan kolam renang jika memenangi pertandingan tersebut."

Kemudian dia diam lagi... kali ini dia pula meminum minuman 'fresh orange'.. dia diam dengan agak lama tanpa berkata apa-apa.

"Ok, kemudian..?" tukas saya lagi ingin tahu.

"Oh, ia sesuatu yang amat dahsyat dan keji dan saya hampir tidak mahu menceritakannya kepada kamu. Tapi saya akan cuba ceritakannya juga agar kamu dapat tahu apa kisah benar yang berlaku.." sambungnya lagi.

"Iya, sila sambung lagi... saya memang ingin tahu tentangnya." balas saya lagi.

"Ok... Pertandingan itu, untuk sampai ke tempat pertandingan tersebut, para peserta yang terdiri daripada perempuan-perempuan muda yang cantik masing-masing dikehendaki menunggung seekor kuda kira-kira 500 meter dari tempat para peserta berkumpul ke tempat pertandingan yang merupakan sebuah istana besar dan mewah milik seorang jutawan di Gangnam. Kamu bayangkan, mereka semuanya menunggang kuda dengan memakai kasut tumit tinggi, baju jarang dan skirt singkat yang seksi sambil diiringi pihak penganjur pertandingan dengan helikopter.."

"Setelah sampai di sana mereka disambut oleh pihak penganjur di istana itu dan dibahagikan kepada dua kumpulan. Setiap kumpulan akan melalui dua laluan yang berbeza. Pertandingannya ialah laluan berhalangan untuk sampai ke destinasi yang terakhir. Ia seperti pertandingan dalam rancangan ‘Wipe Out’ di dalam TV jika kamu pernah melihatnya. Setelah sampai di destinasi terakhir pula, para peserta yang berjaya dari dua kumpulan itu akan bertarung pula sesama sendiri. Jika pihak lawan tewas maka peserta yang masih bertahan akan dianggap sebagai pemenang dan mendapat wang bernilai jutaan USD. Laluan berhalangan itu sangat berbahaya, namun para peserta hanya melakukannya dengan memakai kasut tumit tinggi dan pakaian seksi mereka sambil disaksikan dan disorak oleh para jutawan yang melihat aksi-aksi mereka tersebut dari sebuah ruang balkoni bilik mewah di istana tersebut. Saya tidak pasti ianya dirakam ataupun tidak."

"Terus-terang, ia adalah pertandingan membunuh diri yang paling gila…"

"Ok, kemudian.. apa yang berlaku?" tanya saya mencelah dengan rasa teruja.

"Satu ketika di salah satu trek, para peserta dikehendaki memanjat palang-palang besi untuk melintasi salah sebuah menara di istana tersebut, palang tersebut sangat tinggi dan di bawahnya ada kolam renang. Di satu sudut yang lain, para jutawan pula menyaksikan aksi-aksi peserta dari dalam sebuah bilik mewah sambil menikmati hidangan dan minuman arak yang mahal bersama gadis-gadis mereka."

"Ramai perserta ketika itu yang terjatuh ke bawah ketika cuba memanjat palang-palang besi tersebut. Ada yang terhempas ke lantai dan kepalanya pecah. Ada yang patah tangan dan kaki. Ada yang pecah badannya. Kolam renang tersebut penuh dengan darah dan ada yang mati lemas ketika jatuh ke dalamnya setelah gagal untuk berenang keluar dari kolam renang yang dalam tersebut. Mereka semua para gadis yang tidak berupaya dan mereka sangat kasihan."

"Yang lebih keji daripada itu, mereka yang tercedera ketika itu langsung tidak dibantu.. malah dibiarkan sahaja untuk disorak dan ditertawakan oleh para jutawan yang melihat mereka sepanjang pertandingan. Akhirnya apa yang saya tahu, hanya dua orang gadis sahaja yang berjaya melepasi laluan itu daripada keseluruhan 30 orang gadis yang menyertainya... saya dikhabarkan walaupun dua gadis itu akhirnya berjaya, mereka kini hidup dengan trauma dan penuh ketakutan di sisi para jutawan gila tersebut. Mereka kini hidup seperti hamba di dalam istana zaman purba. Tiada tamadun dan tiada akhlak... hanya menjadi hamba suruhan lelaki-lelaki kaya yang merantai hidup mereka sahaja. Lebih malang lagi gadis-gadis yang sudah terjerumus ke sana tidak boleh lari daripada golongan kaya gila itu. Jika cuba untuk lari kemungkinan mereka akan dibunuh."

Sampai di sini tiba-tiba gadis itu sebak... wajahnya berubah dan air matanya serta-merta mengalir laju dan menangis teresak-esak.

Saya sudah tentu sangat terkejut dengan perubahannya secara tiba-tiba itu, dan cuba memujuknya,

"Hey, please don't cry here… people will look to us. Please calm down. I'm sorry so much to make you telling me this story…" kata saya kepadanya perlahan dengan suara hampir berbisik.

Namun saya membiarkannya dengan keadaannya itu untuk beberapa ketika. Kemudian saya berkata kepadanya, "Saya tak tahu apa sebenarnya yang membuatkan kamu menangis, tapi saya minta maaf banyak-banyak kerana disebabkan saya kamu menangis. Sebenarnya saya sangat terkejut mendengar cerita kamu. Ia sesuatu yang sangat dahsyat yang belum pernah saya mendengarnya sebelum ini.."

"Ia ok... ia ok... ia ok... (sambil mengesat air matanya dengan sapu tangan miliknya)... maafkan saya kerana tiba-tiba bersikap pelik tadi. Kamu tahu, salah seorang gadis yang mati kerana pecah badannya ketika jatuh di pinggir lantai kolam renang itu ialah adik perempuan saya sendiri... Ibu saya membunuh diri kerananya dan bapa saya menjadi gila. Setelah ibu saya membunuh diri bapa saya sakit selama berbulan-bulan lalu akhirnya meninggal dunia."

Pada waktu ini dia kembali diam beberapa minit… saya pula tergumam dan tidak terkata apa-apa… setelah itu dia menarik nafasnya dalam-dalam lalu menyambung kembali kisahnya,

"Ibu-bapa saya hanya memiliki dua orang anak perempuan dan adik saya sudah menjadi mangsa kepada nafsu gila orang-orang kaya Korea."

"Sejurus selepas tamat pertandingan tersebut, saya dihubungi seorang wanita yang memberitahu bahawa adik saya telah pengsan dan cedera parah kerana kemalangan dan saya dikehendaki ke hospital untuk melihatnya. Wanita itu menyatakan dia mendapat nombor telefon saya daripada adik saya. Apabila saya dan ibu-bapa saya tiba ke hospital, kami dikhabarkan adik saya telahpun meninggal dunia. Saya memarahi wanita tersebut dan mendesaknya bertubi-tubi untuk menceritakan kisah sebenar kepada saya... dan akhirnya selepas beberapa hari dia menceritakan keseluruhan kisah ini kepada saya. Setelah tahu kisah sebenar, kami sekeluarga meraung dan menangis macam orang gila kerana tidak pernah menyangka adik saya sanggup menyertai pertandingan gila tersebut hanya untuk hidup mewah sebagai gadis simpanan orang-orang kaya. Namun wanita itu berkata ia adalah pilihan adik saya sendiri."

"Beberapa minggu kemudian ibu saya membunuh diri pada satu malam dengan menelan aspirin sebanyak 200 biji. Keesokan harinya ibu saya koma dan apabila saya dan bapa menghantarnya ke hospital, pada malam harinya dia meninggal dunia. Bapa saya pula selepas itu sakit jiwa sebelum mengalami sakit tenat yang membawanya meninggal dunia. Saya pula hidup tidak menentu dan mujurlah masih mempunyai seorang sahabat wanita beragama Islam yang terus berjuang agar saya dapat meneruskan kehidupan dengan tabah. Berulang-ulang kali dia mengingatkan kepada saya bahawa kehidupan ini adalah anugerah Tuhan dan orang yang beriman tidak akan berputus asa."

"Dan kerana itu saya melihat kamu kini sebagai seorang Muslimah..?" saya mencelah ceritanya.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Tuhan. Sahabat saya itu telah membawa saya berjumpa dengan seorang imam di bandar Seoul untuk memulihkan semangat hidup saya. Imam itu mula bercerita kepada saya tentang Allah, Islam dan Nabi Muhammad. Saya menerima segala ajarannya dengan lapang hati seakan-akan ia satu-satunya pilihan yang ada. Benar, Islam adalah satu cahaya yang sangat terang seperti matahari dan mendamaikan seperti bulan purnama yang kembali menyuluh seluruh hidup saya dan saya terus berubah kepada agama ini tanpa ragu-ragu. Dan kamu tahu tak, jiwa saya berasa sangat-sangat tenang dan damai ketika mendengar ayat-ayat Al-Quran yang berkumandang di ibu pejabat markaz Islam di bandar Seoul. Imam itu salah seorang ahli pengurusnya. Saya tidak pernah mendengar muzik-muzik yang sangat indah seperti ayat-ayat Al-Quran sebelum ini dalam hidup saya."

Kini suara gadis itu kembali gagah seraya berkata, "Alhamdulillah, saya bersyukur kerana diselamatkan Tuhan dan kembali dihidupkan semula sebagai seorang Islam setelah saya kehilangan segala-galanya akibat kekeringan jiwa masyarakat dunia terutama masyarakat Korea yang hidup sesat tanpa agama. Mereka semua telah sesat tanpa panduan hidup yang benar daripada Tuhan."

Setelah itu dia diam dan meminum minumannya...

"Kisah kamu amat menarik tetapi menakutkan. Adakah kamu sudah mengambil tindakan undang-undang bagi pihak adik kamu, atau melaporkannya kepada media atau berbuat sesuatu?" ujar saya kembali kepadanya.

"Lupakan sahajalah, saya sudah melaporkannya kepada pihak polis, sudah menceritakannya kepada beberapa orang wartawan dan melaporkannya secara bersumpah kepada beberapa orang peguam. Pihak polis enggan melakukan pendakwaan kerana tiada bukti-bukti yang kukuh mengenainya. Tiada video dan tiada saksi-saksi lain yang mahu tampil kepada pihak berkuasa selain saya. Mungkin ada namun ia tidak memadai. Wanita yang membawa adik saya ke hospital itu juga sudah menghilangkan diri. Saya cuba menghubungi nombor telefon bimbitnya berali-kali namun dia tidak dapat dihubungi. Kali terakhir saya mendengar tentangnya melalui seorang peguam yang mendapat khabarnya daripada seorang detektif polis ialah dia sudah meninggal dunia akibat kemalangan. Para peguam lain dan wartawan yang saya ceritakan kisah ini kepada mereka kesemuanya telah diugut untuk tidak mendedahkannya kepada umum. Mungkin begitu juga yang terjadi kepada mangsa-mangsa yang lain. Laporan polis di sana pula menyatakan gadis-gadis yang meninggal dunia akibat cedera parah itu adalah kerana rabung palang-palang besi di istana itu roboh ke bawah ketika mereka semua sedang berada di atasnya kerana ketika pihak polis sampai di sana palang-palang besi itu sudah pun dirobohkan. Manakala mangsa-mangsa yang masih hidup setelah kecederaan masih mengalami trauma yang dahsyat dan ada yang cacat seumur hidup walaupun mereka mendapat bayaran ganti rugi insurans yang banyak. Apa yang saya tahu mereka semuanya diugut akan dibunuh jika mendedahkan peristiwa sebenar kepada pihak polis. Yang pasti di sana wujud monster-monster besar yang menutupi kes ini termasuk menteri-menteri kerajaan… ia berkaitan dengan wang dan kuasa. Dan sudah tentu kamu tahu apa yang wang dan kuasa boleh buat pada kita." jawabnya lagi dengan panjang lebar yang sarat dengan hujah.

"Oh, ok... ianya sesuatu yang gila pernah saya dengar. Jadi sekarang berapa umur kamu dan mengapa kamu berada di Malaysia? Dan... apa yang kamu sedang buat di Malaysia sekarang? Dan lagi… bilakah peristiwa sedih itu berlaku?" tanya saya bertubi-tubi kepadanya dengan rasa ingin lebih tahu.

"Kamu agak saya berumur berapa…?"

"Saya tidak mahu mengagak dan saya tidak tahu berapa umur kamu."

"Kisah sedih itu hanya berlaku pada tahun lepas, dan saya tidak mahu sebut apa bulan dan harinya. Cukuplah kamu tahu ia berlaku pada tahun lepas. Kini saya berumur 29 tahun dan saya di berada di Malaysia kerana ingin cuba mendaftar kursus bahasa Arab di ******* University dengan sahabat wanita Muslimah saya dari Korea itu. Tadi saya bertemu-janji dengannya untuk bertemu di sini. Kami rakan serumah dan dia tadi menziarahi rakan kami orang Malaysia di kawasan ini. Saya sampai ke sini lewat sedikit dengan teksi.” jawabnya berterus-terang dengan nada jujur.

"Oh, kamu sungguh berani. Di Malaysia tidak ramai wanita yang berani naik teksi seorang diri pada waktu malam. Terima kasih kerana menceritakan kisah ini kepada saya.. saya amat menghargainya dan mudah-mudahan suatu hari Allah akan membalas dendam untuk kamu dan mangsa-mangsa lain yang telah teraniaya..." kata saya lagi kepadanya sambil mengangguk-angguk.

"Sudah tentu...! Suatu hari nanti semua orang dan dunia akan tahu mengenai kejahatan tersembunyi di bandar Gangnam yang dilaknat itu!" tukasnya dengan nada yang keras.

"Kamu ingat artis yang mecipta lagu Gangnam gila itu menyukai cara hidup bandar Gangnam..? Saya rasa dia amat sinis tentangnya dan dia pernah berasa tertekan dengan cara hidup di sana.. namun kini dia sudah menjadi sebahagian daripada mereka. Semoga Tuhan melaknat mereka semua. Saya menyerahkan kepada Tuhan untuk membalas segala kejahatan mereka."

"Whoa... kamu nampaknya sangat marah dengan Gangnam..." balas saya sambil mengangkat kedua-dua kening dan menyedut jus tembikai susu yang masih berbaki menggunakan straw.

"Oh, jangan kamu berpura-pura seperti tiada perasaan dan tidak mempunyai perikemanusiaan.." balasnya pantas kepada saya.

"Tidak, tidak... saya benar-benar terkejut dan simpati dengan kisah kamu. Bahkan di sebalik itu, saya dapat melihat kamu seorang yang tabah, kuat dan berani." balas saya kembali untuk menenangkannya.

Lama juga kami bersembang sejak jam 9.00 malam tadi. Kira-kira jam 10.30 malam rakan gadis itu datang ke kawasan kedai tersebut dan gadis itu meminta izin untuk pergi. Dia membayar segala pesanan makanan saya dan memperkenalkan dirinya sebagai Sofiyyah dan rakannya bernama Nadiah. Katanya nama mereka berdua diberikan oleh imam yang mengislamkan mereka di bandar Seoul merangkap guru murabbi mereka di Korea Selatan. Saya pula beruntung kerana makan malam saya ada orang belanja.

Kedua-dua mereka pernah lahir sebagai manusia yang tidak pernah menganut sebarang agama di Korea namun kini Allah telah memuliakan mereka dengan agama Islam yang suci. Saya tidak tahu sejauh mana kebenaran cerita Sofiyyah tentang kisah yang berlaku kepada adiknya di Gangnam. Kebenaran kisah tersebut saya serahkannya bulat-bulat kepada Allah. Namun saya berminat untuk kongsikan kisah ini kepada para pembaca agar para pembaca dapat membuat penilaian sendiri. Kisah tersebut mungkin benar dan mungkin tidak benar. Namun, di sebalik kisah yang saya pindahkan daripada Sofiyyah ini, dapatlah kita mengetahui sesuatu dan menjadikannya sebagai pengajaran.

Apa yang saya suka kongsi satu iktibarnya ialah, saya melihat betapa Sofiyyah amat bersyukur dan menghargai nikmat Islam yang dikurniakan Allah kepadanya. Dia sanggup meninggalkan negerinya dan menjual segala hartanya demi mempelajari bahasa Arab di bumi Malaysia bagi memahami Al-Quran, malah dia bercita-cita untuk terus mengembara bagi mempelajari ilmu-ilmu Islam dan menjadi seorang pendakwah Muslimah di negara Korea untuk Islamkan lebih ramai penduduk Korea. Dia seorang yang amat berani, tabah dan cekal. Lihat saja, bagaimana dia seorang diri berani menyapa seorang lelaki asing seperti saya di awal kisah tadi. Apa yang saya lihat padanya, tiada sebarang ketakutan di dalam dirinya dan harapan hidupnya telah seratus-peratus diserahkan kepada Allah. Dia telah menjual seluruh jiwa dan raganya hanya kepada Allah semata-mata. Di sebalik kekuatan dirinya sekarang, saya juga yakin di belakangnya ada seorang murabbi mursyid yang hebat, iaitu sang imam yang telah mengislamkannya. Biasanya di sebalik orang-orang yang hebat, di belakang mereka sudah tentu ada para pendidik yang jauh lebih hebat lagi. Di dalam hati saya berkata sudah tentu peribadi sang imam itu lebih hebat lagi kerana berjaya membaiki diri Sofiyyah menjadi lebih kuat sepertimana sekarang. Ia bukanlah sesuatu yang mudah untuk memulihkan, mendidik dan membangunkan jiwa manusia yang sudah rosak teruk seperti Sofiyyah dan menjadikannya seorang srikandi yang gagah perkasa jiwanya.

Sepanjang berjalan kaki pulang ke rumah, saya banyak tertanya-tanya di dalam hati betapa kita ini begitu leka dan tidak bersyukur dengan nikmat beragama Islam yang telah Allah anugerahkan kepada kita sejak kita dilahirkan ke alam dunia.

Di dalam hati saya sepanjang pulang, "Allahu Rabbi.... alhmdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah." Sambil kaki saya sekali-sekala menyepak batu-batu kecil di jalanan dan kedua-dua tangan dimasukkan ke dalam poket jubah putih kiri dan kanan seraya muka menunduk ke arah tanah...

Sehingga saat ini saya masih tetap berfikir sendirian, kisah Sofiyyah ini ialah apa yang saya dengar berlaku di negara Korea yang maju.. bagaimana pula dengan kisah-kisah gelap seperti kisah gadis-gadis Melayu Islam yang menjadi pelacur kelas atasan di negara kita. Sudah tentu banyak juga kisah-kisah gelap yang tidak pernah kita dengar tentang mereka. Sebelum ini saya pernah juga mendengar mengenai kisah-kisah kongsi gelap di negara kita yang dilindungi oleh orang-orang besar.

Allahu Allah, betapa teruknya manusia menjadi hamba wang dan kuasa pada zaman ini.


cc: Kisah dari Sahabat Se-Jordan, Afyz Yzels ( Dari ruangan Open Talk )

Wednesday, October 31, 2012

Hadiah Coklat dari Dr.Batanih hanya kerana Nama Saidatal Hafazaat?? (31.10.2012)


Hanya kerana nama "SAIDAH HAFIZAH" nama arab " SAIDATAL HAFAZATT"
macam x percaya pun ada, terharu lah boleh kata:)
seorang doktor ekonomi hadiahkan saya coklat kerana suka dengan nama saya.Warghhh..!!! * rasa apa ntah ni, tapi yg pasti ; Alhamdulilah,alhamdulillah,subhanallah, Allahuakbar *
Allah bagi rasa kasih dan sayang itu kepadaku dari org2 yg x disangka2 ^.^
Aiseyy, subhanallah lagi!

Sesuatu yg sangat memberi kesan ibrah pada saya.
selama hari ini, sya selalu memberi rasa cinta kepada org2 yg saya sayg, tetapi xd balasan dari mereka wlaupun sememangnya saya x mengharap balasan itu dtg dari mereka ,namun Allah tetap memberi balasan kasih sayang itu dengan mencampakkan rasa sayang itu kepada org yg lebih berhak menyayangi diri ini.Subhanallah!

Subhanallah! x tahu nak kata apa...hebatnya aturan Allah, x dikenali dikalangan sabahat2 dikenali dikalangan org yg saya sendiri x kenal betul dengannya malah ada bibit segan dan malu disitu :') siyes terharu gileeerrr..!!!

Actually, bukanlah kali ini yg pertama tapi dah banyak kali..tetapi apa yg bezanya kali ini, DR.Ibrahim sanagt cute dengan hadiah yg die berikan (coklat!!! * siyes aku ni hantucoklat kot,mujur muka x coklat juga :p)..insyaAllah,sya juga akan menyediakan hadiah special buat doktor ^.^ * x sabarnya nak bagi esok *

Eh cop!, tapi tetibe takut/bimbang pulak.
tetibe doktor mengharapkan aku jadi scorer subjek die.....
haaaa??? takutttt.....
Doktor, awal2 sya tazallul lah,sya bukan pelajar cemerlang macam rakan2 saya yg lain.tapi sya x pernah putus asa dan terus belajar dan mencuba buat yg terbaik.Namun, kejayaan saya adalah sebuah hasil yg saya terima ia membuka minda (idea untuk digunakan melalui ilmu tersebut -walaupun x lulus @ lulus ) dan memberi ketenangan kepada saya untuk lebih tazallul disamping dapat bina diri ummah akan datang.Itu haq Allah, sya hanya berusaha.InsyaAllah.

Terima kasih Aisyah Aishah Saharuddin dan Hunafa' Rosli @ Una Rossha sebab menerima kiriman ini dari Doktor dan beri pada saya.Jkkk ye antuma:)





Esok saya akan balas hadiah ini untuk Doktor,hope dr sudi menerimanya ^.^ , cop bukan gula2kan doktor minta tambah markah ok lepas exam.Ni tanda saya sayang doktor juga^.^








LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selamat Berjuang